Selasa, 03 Nov 2026 #kerusakan rambut akibat bahan kimiaAtasi Kebotakan Pada RambutAtasi Kerontokan Pada RambutCara Melindungi Rambut saat Berenang di Kolam BerklorinDampak Kerusakan Rambut karena Bahan Kimia
Beranda › Berita
Berita

Rambut Nyangkut Saat Disisir? Hentikan Kebiasaan Ini Agar Batang Rambut Tak Rontok/Patah

✍️ Dewi 🕒 30 Sep 2026 👁️ 5x dibaca
pic15
pic15 Foto: helloglow.co

Pernahkah kamu merasa kesal saat menyisir rambut di pagi hari, lalu tiba-tiba sisir terhenti karena tersangkut di gumpalan rambut yang kusut? Rasa sakit di kulit kepala akibat tarikan sisir sering kali membuat kita makin hilang kesabaran. Refleks yang paling sering terjadi adalah menarik sisir lebih kuat dengan harapan gumpalan tersebut bisa terurai. Padahal, tindakan paksa inilah yang menjadi dalang utama batang rambut kamu menjadi patah, pecah-pecah, bahkan rontok hingga ke akarnya.

Rambut yang tersangkut saat disisir sebenarnya merupakan sinyal imbauan dari mahkota kamu. Kondisi ini menandakan bahwa kutikula rambut, lapisan terluar yang berfungsi melindunginya, sedang mengalami kerusakan, kekeringan, atau kehilangan kelembapan alami. Jika kamu terus-menerus membiarkan kebiasaan buruk saat merawat dan menyisir rambut, kualitas batang rambut akan merosot tajam. Mari kita bedah secara mendalam kebiasaan apa saja yang harus segera kamu hentikan dan bagaimana cara mengatasinya dengan tepat.

Kebiasaan Buruk yang Harus Segera Dihentikan

Banyak dari kita yang tidak menyadari bahwa rutinitas harian yang dianggap biasa justru merusak rambut. Berikut adalah beberapa kebiasaan fatal yang wajib kamu hindari:

1. Menyisir Rambut dari Akar ke Ujung secara Langsung Ini adalah kesalahan paling umum. Ketika kamu menyisir langsung dari bagian atas kepala turun ke bawah, semua kekusutan di sepanjang batang rambut akan terdorong dan terkumpul di bagian bawah. Akibatnya, terbentuk gumpalan kusut yang sangat padat dan sulit diurai. Tarikan berlebihan pada gumpalan ini tidak hanya mematahkan batang rambut, tetapi juga menarik folikel rambut di kulit kepala secara paksa.

2. Menyisir Rambut Saat Masih Basah Kuyup Ketika rambut dalam keadaan basah, ikatan hidrogen di dalamnya melemah secara signifikan. Hal ini membuat elasticitas dan ketahanan rambut berada pada titik terendah. Menyisir rambut basah menggunakan sisir biasa yang bergerigi rapat akan merenggangkan batang rambut melebihi batas kemampuannya, sehingga rambut sangat mudah putus dan patah.

3. Menggunakan Jenis Sisir yang Salah Pemilihan alat sangat menentukan kesehatan rambut. Menggunakan sisir dengan gigi yang terlalu rapat atau sisir berbahan plastik berkualitas rendah dengan ujung yang tajam dapat melukai kutikula rambut. Sisir yang kasar akan menciptakan gesekan berlebih yang memicu timbulnya listrik statis dan kekusutan yang makin parah.

4. Mengeringkan Rambut dengan Menggosokkan Handuk Setelah keramas, kebiasaan menggosok-gosokkan handuk ke kepala dengan kasar sering kali dilakukan agar rambut cepat kering. Padahal, gesekan kasar antara serat handuk dan kutikula rambut yang sedang terbuka akan membuat permukaan rambut menjadi kasar, terangkat, dan mudah tersangkut satu sama lain.

5. Mengabaikan Penggunaan Kondisioner dan Pelembap Rambut yang kering dan kekurangan nutrisi cenderung memiliki tekstur yang kasar. Tanpa lapisan pelindung dari kondisioner, kutikula rambut akan membesar dan saling mengunci ketika bersentuhan. Inilah penyebab utama mengapa rambut begitu mudah tersangkut saat disisir.

Langkah Tepat Mengurai Rambut Kusut Tanpa Mematahkan Batang Rambut

Agar rambut tidak lagi tersangkut dan terhindar dari kerontokan, kamu perlu mengubah teknik perawatan harian kamu. Lakukan langkah-langkah berikut secara konsisten:

  • Gunakan Teknik Bottom-Up: Mulailah menyisir dari bagian paling bawah (ujung rambut) beberapa sentimeter terlebih dahulu untuk mengurai kekusutan kecil. Setelah ujungnya halus, naiklah bertahap ke bagian tengah, dan terakhir dari akar hingga ke ujung. Cara ini mencegah penumpukan gumpalan rambut di bawah.

  • Pilih Sisir Bergigi Jarang atau Detangling Brush: Saat rambut masih lembap, gunakan sisir bergigi jarang (wide-tooth comb) atau sisir khusus pengurai kekusutan yang memiliki fleksibilitas tinggi agar tidak memicu keretakan batang rambut.

  • Keringkan Rambut dengan Metode Menepuk: Gantilah teknik menggosok handuk dengan cara menepuk-nepuk lembut atau membungkus rambut menggunakan handuk berbahan mikrofiber atau kaos katun halus.

  • Gunakan Leave-In Conditioner atau Serum Rambut: Sebelum menyisir, aplikasikan sedikit serum atau vitamin rambut di area yang sering kusut untuk memberikan pelumas alami sehingga sisir dapat meluncur dengan lancar.

Tips Tambahan untuk Menjaga Kehalusan Batang Rambut

  1. Gunakan Sarung Bantal Berbahan Sutra atau Saten: Gesekan antara rambut dan kain katun biasa saat kamu tidur dapat menyebabkan rambut kusut di pagi hari. Kain sutra atau saten memiliki permukaan licin yang meminimalkan gesekan.

  2. Rutin Melakukan Trimming Ujung Rambut: Ujung rambut yang bercabang adalah sarang utama kekusutan. Memotong ujung rambut secara rutin setiap 8 hingga 12 minggu sekali akan menjaga batang rambut tetap rapi dan sehat.

  3. Kepang Longgar Sebelum Tidur: Jika kamu memiliki rambut panjang, mengepang rambut secara longgar sebelum tidur dapat mencegah rambut saling melilit selama kamu bergerak saat tidur.

  4. Jaga Kelembapan dengan Masker Rambut: Gunakan masker rambut (hair mask) setidaknya seminggu sekali untuk memberi nutrisi ekstra dan mengunci kelembapan di dalam serat rambut.

Kesimpulan

Rambut yang sering tersangkut saat disisir bukanlah masalah sepele, melainkan jeritan bantuan dari batang rambut kamu yang mulai menipis dan rusak. Dengan menghentikan kebiasaan buruk seperti menyisir kasar dari akar, menggosok handuk dengan keras, dan memaksa menyisir rambut basah, kamu sudah menyelamatkan ratusan helai rambut dari kerontokan prematur. Gantilah kebiasaan tersebut dengan teknik menyisir bottom-up, pemilihan alat yang tepat, serta pemberian nutrisi yang cukup agar mahkota kamu kembali lembut, kuat, dan berkilau alami.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update