Kamis, 17 Sep 2026 #kerusakan rambut akibat bahan kimiaAtasi Kebotakan Pada RambutAtasi Kerontokan Pada RambutCara Melindungi Rambut saat Berenang di Kolam BerklorinDampak Kerusakan Rambut karena Bahan Kimia
Beranda › Berita
Berita

3 Penyebab Utama Rambut Rusak dan Cara Mengatasinya

✍️ Dewi 🕒 17 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
rusak9
rusak9 Foto: liputan6.com

Rambut rusak bisa disebabkan oleh paparan panas, bahan kimia, dan kebiasaan perawatan yang salah. Kenali tiga penyebab utamanya dan temukan solusi efektif untuk mengembalikan kesehatan serta kilau rambutmu.

3 faktor utama sering menjadi biang keladi di balik kondisi rambut rusak yang dialami banyak individu. Rambut rusak adalah keadaan ketika rambut kehilangan kelembapan, elastisitas, serta kekuatan alaminya.

Ciri-ciri umum dari rambut yang rusak meliputi kerontokan, kekeringan, kusam, mudah patah, bercabang, mudah kusut, tekstur kasar, serta mengembang dan sulit diatur.

Menjaga kesehatan rambut penting karena rambut sering disebut sebagai mahkota dan memengaruhi penampilan serta rasa percaya diri seseorang.

1. Paparan Panas Berlebih

Penggunaan alat penata rambut bersuhu tinggi secara rutin dapat merusak protein alami rambut dan menghilangkan kelembapan alaminya.

Catokan, pengering rambut, atau alat pengeriting rambut yang sering dipakai adalah contoh alat yang memicu kerusakan ini.

Suhu panas yang ekstrem menyebabkan kutikula rambut terbuka, sehingga rambut kehilangan kelembapan dan menjadi kering, rapuh, serta mudah patah atau bercabang.

Selain itu, paparan sinar matahari langsung dan berlebihan juga dapat merusak struktur rambut, membuatnya kering, kusam, mudah rontok, patah, bahkan mengubah warna rambut.

2. Penggunaan Bahan Kimia

Proses kimia pada rambut seperti pewarnaan, bleaching, pelurusan, rebonding, atau pengeritingan dapat merusak lapisan pelindung rambut dan struktur protein keratin. Bahan kimia yang agresif dalam produk-produk ini menghilangkan kelembapan alami rambut. Kerusakan ini juga merusak ikatan protein di dalamnya, sehingga rambut menjadi kering, kusam, rapuh, bercabang, mudah patah, dan rentan rontok berlebihan. Paparan bahan kimia yang kuat juga dapat menyebabkan kulit kepala menjadi sensitif dan teriritasi.

3. Kebiasaan Perawatan Rambut yang Salah

Berbagai kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele dapat merusak rambut secara bertahap. Terlalu sering keramas, misalnya setiap hari, dapat menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan rambut dan kulit kepala.

Kondisi ini menyebabkan rambut menjadi kering, diperparah dengan menggosok sampo secara kasar atau membilas dengan air yang terlalu panas.

Tidak menggunakan kondisioner juga menjadi penyebab kerusakan rambut. Kondisioner berfungsi mengembalikan kelembapan, melembutkan, mengurai rambut kusut, dan memberikan lapisan perlindungan pada rambut setelah keramas.

Melewatkan langkah ini membuat rambut lebih rentan rusak karena kurangnya proteksi.

Menyisir rambut saat basah atau terlalu kasar juga berbahaya.

Rambut berada dalam kondisi paling rapuh saat basah karena elastisitasnya menurun, sehingga mudah meregang dan patah jika disisir secara agresif.

Menyisir terlalu sering atau dengan gerakan kasar juga memberi tekanan berlebih pada batang rambut.

Mengeringkan rambut dengan handuk secara kasar setelah keramas dapat menyebabkan gesekan berlebihan. Gesekan ini merusak kutikula dan membuat rambut kusut serta patah.

Kebiasaan ini sering kali tidak disadari namun berdampak signifikan pada kesehatan rambut.

Kekurangan nutrisi juga memengaruhi kesehatan rambut. Rambut membutuhkan asupan nutrisi penting seperti protein, zat besi, vitamin D, dan zinc untuk tumbuh kuat dan sehat. Kekurangan nutrisi ini dapat mengganggu pertumbuhan rambut, membuatnya tipis, rapuh, dan mudah rusak.

Terakhir, mengikat rambut terlalu kencang atau di tempat yang sama setiap hari dapat menyebabkan tekanan berulang pada folikel rambut. Kondisi ini berujung pada kerusakan dan kerontokan rambut yang dikenal sebagai traction alopecia.

Untuk mengatasi kerusakan rambut, beberapa langkah efektif dapat diterapkan. Batasi penggunaan alat penata rambut panas dengan mengurangi frekuensi penggunaan alat styling bersuhu tinggi. Selalu gunakan suhu terendah dan aplikasikan produk pelindung panas sebelum penggunaan.

Hindari perawatan kimia berlebihan dengan memberikan jeda waktu yang cukup antar proses kimiawi.

Gunakan produk perawatan khusus untuk rambut yang diwarnai atau diproses kimia, dan pertimbangkan untuk hanya mewarnai bagian akar rambut.

Gunakan produk perawatan yang tepat seperti sampo bebas sulfat atau dengan agen pembersih ringan.

Selalu gunakan kondisioner setelah keramas dengan fokus pada batang hingga ujung rambut, serta aplikasikan masker rambut atau vitamin rambut secara rutin satu hingga dua kali seminggu.

Potong ujung rambut secara teratur melalui trimming setiap enam hingga delapan minggu sekali. Langkah ini bertujuan menghilangkan ujung rambut yang bercabang dan mencegah kerusakan menyebar ke batang rambut yang lebih sehat.

Lindungi rambut dari sinar matahari dan polusi dengan menggunakan topi, payung, atau produk perawatan rambut yang mengandung perlindungan UV saat beraktivitas di luar ruangan.

Keringkan rambut dengan lembut setelah keramas dengan membungkusnya dengan handuk untuk menyerap kelebihan air. Biarkan rambut mengering secara alami dan hindari menggosok rambut kuat-kuat dengan handuk.

Sisir rambut dengan hati-hati menggunakan sisir bergigi jarang. Untuk rambut lurus, biarkan sedikit mengering sebelum disisir, sementara untuk rambut bertekstur atau ikal, sisir saat masih lembap.

Cukupi kebutuhan nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya protein, zat besi, omega-3, vitamin, dan mineral. Ini mendukung kesehatan rambut dari dalam.

Hindari mengikat rambut terlalu kencang dengan memilih gaya rambut yang lebih longgar untuk mengurangi tekanan pada folikel rambut.

Terakhir, kelola stres dengan baik karena stres jangka panjang dapat menjadi penyebab rambut rontok dan kerusakan rambut.

Memahami tiga penyebab utama rambut rusak dan menerapkan solusi yang tepat secara konsisten adalah kunci untuk mengembalikan serta menjaga kesehatan rambut.

Perawatan rambut yang baik, perlindungan dari faktor eksternal, dan asupan nutrisi yang cukup akan membantu mewujudkan rambut sehat, kuat, dan berkilau.

Pastikan kamu memeriksa kembali informasi terkini sebelum memutuskan perawatan atau produk yang akan digunakan.

Disusun dengan bantuan penelusuran web dari: alodokter.com, halodoc.com, clearhaircare.com, dove.com, sunsilk.co.id, traveloka.com, okadoc.com, loccitane.com.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update